UMKM Gelar Bincang BI Pematangsiantar Perkuat Tekanan Kepemimpinan

Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar terus berkomitmen mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerahnya. Salah satu inisiatif terkini adalah peluncuran program “UMKM Talks” pada 7 Maret 2023. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi atas tantangan yang kerap dihadapi pelaku UMKM, seperti produksi, pemasaran, dan pembiayaan. Melalui kerja sama dengan pemerintah kota dan pemangku kepentingan lainnya, “UMKM Talks” diharapkan dapat menjadi wadah edukasi dan motivasi bagi pelaku usaha lokal.

Selain itu, BI Pematangsiantar rutin menggelar Festival Sisi Batas Labuhan (FSBL). Pada tahun 2024, festival ini akan berlangsung pada 21-22 September di Lapangan H. Adam Malik, Kota Pematangsiantar. FSBL menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain bazar produk UMKM, lomba desain busana, lomba mural, dan sosialisasi QRIS. Tujuan utama festival ini adalah untuk memperkuat UMKM kreatif dan digital guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar, Muqorobin, menegaskan bahwa FSBL merupakan bentuk apresiasi dan dukungan dalam pembinaan dan pengembangan UMKM. Ia berharap melalui kegiatan ini, UMKM dapat lebih kreatif dan terintegrasi dengan teknologi digital, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Wali Kota Pematangsiantar, dr. Susanti Dewayani, turut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif BI dalam mendukung UMKM. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam memajukan sektor UMKM. Menurutnya, kegiatan seperti FSBL dan “UMKM Talks” tidak hanya meningkatkan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah secara keseluruhan.

Dengan berbagai upaya tersebut, BI Pematangsiantar menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepemimpinan dan kapasitas UMKM. Melalui edukasi, kolaborasi, dan digitalisasi, diharapkan UMKM di kawasan ini dapat tumbuh lebih tangguh dan berdaya saing tinggi, sehingga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
BI Pematangsiantar Dorong Pengembangan UMKM Kreatif dan Digital