Berikut 5 Pangkat dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki sistem kepangkatan yang mencerminkan jenjang karier seorang perwira polisi. Setiap kepangkatan menunjukkan tingkat tanggung jawab, wewenang, dan pengalaman yang dimiliki oleh anggota Polri. Berikut lima kepangkatan utama dalam kepolisian Indonesia yang perlu Anda ketahui!

1. Prajurit – Pangkat Awal dalam Kepolisian

Polri merupakan pangkat terendah dalam Polri yang berperan sebagai pelaksana tugas di lapangan. Pangkat dalam golongan ini meliputi:

Bhayangkara Dua (Bharada)
Bhayangkara Satu (Bharatu)
Bhayangkara Kepala (Bharaka)
Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda)
Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu)
Ajun Brigadir Polisi (Abrip)

Polri secara umum bertugas untuk mendukung operasi kepolisian seperti pengamanan dan patroli di berbagai wilayah.

2. Bintara – Tulang Punggung Kepolisian

Bintara dikenal sebagai tulang punggung kepolisian karena berperan dalam operasional dan koordinasi tugas kepolisian. Pangkat yang termasuk dalam kategori ini antara lain:

Bripda
Briptu
Brippol
Bripka

Bintara memiliki tugas penting dalam mengawasi anggota Tamtama dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam kegiatan kepolisian.

3. Perwira Pertama – Kepemimpinan Awal di Kepolisian

Perwira Pertama merupakan jenjang kepemimpinan awal di kepolisian. Mereka bertanggung jawab atas pengawasan dan strategi operasional. Pangkat yang termasuk dalam kategori ini antara lain:

Ipda
Iptu
Asisten Komisaris Polisi (AKP)

Perwira Pertama biasanya memimpin satuan-satuan kecil dan memastikan kelancaran tugas yang diberikan kepada anggotanya.

4. Perwira Menengah – Komando di Tingkat Daerah

Perwira menengah memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam struktur kepolisian, terutama di komando daerah atau satuan-satuan strategis. Pangkat yang termasuk dalam golongan ini antara lain:

Kompol

Asisten Komisaris Polisi (AKBP)
Kombes Pol

Mereka bertugas mengelola kebijakan operasional kepolisian di tingkat kota atau kabupaten serta menjaga keamanan daerah.

5. Perwira Tinggi – Pimpinan Tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia

Perwira tinggi merupakan pangkat tertinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Mereka bertugas membuat keputusan strategis dan kebijakan kepolisian nasional. Pangkat yang termasuk golongan ini antara lain:

Brigadir Jenderal Polisi

Inspektur Jenderal Polisi

Komisaris Jenderal Polisi

Jenderal Polisi

Jenderal Polisi merupakan pangkat tertinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dipegang oleh Kapolri sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kesimpulan

Struktur kepangkatan di Kepolisian Negara Republik Indonesia menunjukkan adanya jenjang karier yang jelas bagi perwira polisi. Mulai dari Prajurit hingga Perwira Tinggi, masing-masing pangkat memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Dengan memahami hierarki ini, masyarakat dapat lebih memahami peran dan kedudukan perwira polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.